Kurniawan ? Windowser? Linuxer?


Memperbaiki miss persepsi selama ini bahwa penulis adalah seorang yang maniak windows? maniak linux? Penulis harap pembaca tidak melihat sesuatu dari luar yang belum tentu benar, penulis mendasarkan letak filosofi IT-nya pada filsafat itu sendiri, filsafat ilmu komputer dengan berbagai dialektika yang terbuka dengan sistem apapun.

Filosofi penulis terimplementasi dalam Yogyafree X-code itu sendiri, Yogyafree X-code adalah komunitas netral dimana lebih banyak terlepas dari filosofi-filosofi yang berpontensi lebih banyak melakukan intervensi pada ilmu pengetahuan itu sendiri, tidak sedikit orang yang dibutakan dengan filosofi yang lebih sempit sehingga mereka jauh dari rasionalitas itu sendiri.

Penulis berpendapat bahwa tidak ada komputer dengan sistem yang 100% aman, Yogyafree X-code ada salah satunya untuk membantu komunitas dalam mengamankan sistem apa saja yang tidak ditujukan untuk sistem tertentu. Menurut penulis belum tentu linux lebih aman dari windows dan belum tentu juga windows lebih aman dari linux dalam konteks keseluruhan beserta aplikasi yang terinstall atau aktif secara umum oleh pengguna itu sendiri.

Berangkat dari filosofi masuk ke bidang ilmu pengetahuan, ilmu komputer, ilmu hacking, ilmu keamanan komputer untuk menempatkan sesuatu pada tempat yang seharusnya, Kurniawan dengan filosofi IT yang lebih ramah dan terbuka terhadap permasalahan keamanan sistem menempatkan Yogyafree X-code pada posisi yang tidak fundamentalis dalam filosofi yang lebih sempit dalam bidang IT.

Yogyafree X-code mempunyai kesadaran lebih yang tidak terhegemoni oleh filosofi hacker klasik, filosofi open source dan sebagainya yang berhubungan dengan IT, kampanye yang penulis lakukan sejak tahun kemarin sampai saat ini masih terus dikampanyekan tentang pentingnya intelektualitas dibidang IT, tidak hanya semata skill praktek. Yogyafree X-codeĀ  adalah komunitas belajar untuk semua orang tanpa dibatasi siapa saja yang boleh belajar bersama kami.

Dalam bidang keilmuan khususnya ilmu komputer, penulis akan melakukan filter dan perlawanan terhadap filosofi-filosofi tidak rasional yang melakukan intervensi dalam bidang keilmuan, filosofi bebas dianut oleh siapapun dan penulis dan penulis juga Yogyafree X-code tidak ikut campur apapun filosofi tiap orang dibidang IT, tapi saat filosofi tersebut sudah mengintervensi bidang keilmuan komputer maka penulis dan Yogyafree X-code akan berbicara disitu.

Kurniawan dalam dunia IT bukan windowser, bukan linuxer dalam arti identitas lebih luas, dalam identitas lebih luas kurniawan adalah praktisi, peneliti dan konsultan yang identitasnya disesuaikan dimana penulis berada.

Oleh Kurniawan – [email protected]

  1. #1 by han on 2011/11/10 - 4:13 pm

    setuju om , ane juga sering gonta ganti , kadan window kadang mac, kadang linux

  2. #2 by fajar on 2013/05/30 - 2:55 pm

    Setuju sekali mas bro. Sy suka dengan artikel2nya terutama yang berhubungan dengan filosofi. Bahwa tidak ada batasan dalam ilmu pengetahuan. Bahwa tidak ada keterikatan terhadap pemikiran tertentu. Bahwa siapa saja boleh belajar, selama belajar yang dmaksud benar-benar belajar, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

    semoga sukses selalu, tetap dinamis dan fleksibel :)

(will not be published)